Penggila Bola dari Kranji

Informasi Umum & Sepakbola Dunia

Berita Sabtu: Rooney Antar MU ke Puncak

Posted by Penggila Bola on 13-Feb-2012

Dibuka penolakan Luis Suarez menjabat tangan Patrice Evra, diselingi percekcokan di lorong ruang ganti saat jeda, duel Liga Inggris penuh emosional itu berakhir dengan kemenangan MU 2-1 (0-0) atas Liverpool di Old Trafford, Sabtu (11/2). MU kini di puncak klasemen.

Berdasarkan jalannya permainan, Manchester United (MU) pantas memenangkan laga. MU mendominasi penguasaan bola lewat permainan passing yang matang dan daya juang yang menyala-nyala. Tuan rumah juga lebih tajam dan lugas dalam melancarkan gempuran.

Terciptanya dua gol pada rentang waktu tiga menit melalui striker Wayne Rooney (menit ke-47 dan ke-50) adalah buah dari etos permainan itu. Melalui dua gol itu, Rooney seolah mencontohkan bagaimana menjalankan peran sebagai striker tim.

Gol pertama Rooney, berawal dari tendangan datar first time atas bola sundulan tipis Jordan Henderson ketika mengantisipasi bola sepak pojok Ryan Giggs, membuktikan insting gol mautnya ke mulut gawang.

Gol kedua Rooney, dengan menuntaskan sodoran bola Antonio Valencia, bukti ketenangannya menyelesaikan peluang. Pada laga sebelumnya di kandang Chelsea, juga lewat dua gol—dari titik penalti—dia berperan menghindarkan MU dari kekalahan.

Striker Liverpool, Suarez, tak mau kalah. Ia melesakkan satu gol balasan, menit ke-80, yang memanfaatkan bola lepas dari kontrol Rio Ferdinand saat menahan tendangan bebas Charlie Adam. Gol itu sedikit mengurangi kadar antagonis Suarez karena penolakannya atas uluran jabat tangan bek Evra sebelum laga.

Glen Johnson hampir menyamakan 2-2 saat injury time lewat tendangan keras yang ditepis kiper David De Gea. Hasil kemenangan itu, MU sementara mengambil alih puncak klasemen dari tangan Manchester City dengan nilai 58, satu poin di atas City yang bertandang ke Aston Villa, Minggu (12/2).

Insiden nonlaga

Laga diawali insiden penolakan Suarez atas uluran jabat tangan Evra, memperpanjang perseteruan keduanya terkait kasus rasisme, Oktober lalu. Striker Uruguay itu melewati Evra yang siap menjabat tangannya dan langsung menyalami De Gea.

Evra coba menarik lengan Suarez, tetapi tetap diabaikan striker Liverpool. Melihat hal itu, Ferdinand membalas tidak mau menyalami Suarez. Sepanjang laga, setiap menggocek bola, suporter MU mencemooh Suarez.

Perseteruan Suarez-Evra berpangkal dari tindakan Suarez yang dituduh rasis dengan melontarkan ucapan ”Negro” kepada Evra pada laga yang berakhir seri 1-1 di Anfield, 15 Oktober 2011. Kasus itu membuat Suarez diskors delapan laga.

Insiden berlanjut saat turun minum. Sky Sports melaporkan, Evra menghampiri Suarez untuk mengatakan sesuatu. Bek Liverpool, Martin Skrtel, mendekat dan sejak itu keributan kecil terjadi di lorong menuju ruang ganti sebelum ofisial keamanan melerai.

Hal itu terus berbuntut hingga laga berakhir. Hampir terjadi kericuhan kecil saat Evra bersukacita di depan Suarez yang tertunduk.

”Kami profesional dan kami berkonsentrasi pada tugas di lapangan. (Soal) itu di antara dua pemain dan kami enggan terlibat,” kata Rooney soal Evra-Suarez.

Minggu ini, City ke Aston Villa. Jika tak kalah atau menang, City sukses mengatasi ”kerikil” Piala Afrika. Dari enam laga tandang, City sekali menang.

sumber: http://bola.kompas.com/read/2012/02/12/02205440/.Rooney.Antar.MU.ke.Puncak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: