Penggila Bola dari Kranji

Informasi Umum & Sepakbola Dunia

Jelang Arsenal vs Milan: The Gunners Mencoba Jadi yang Pertama

Posted by Penggila Bola on 06-Mar-2012

London – Dalam sejarah Piala Champions/Liga Champions, tak ada satu tim pun yang bisa lolos ke babak berikutnya setelah kalah dengan selisih empat gol atau lebih. Bisakah Arsenal jadi yang pertama?

Kans The Gunners untuk bertahan di Liga Champions sudah sangat tipis. Mereka kalah telak 0-4 dari AC Milan di leg pertama babak 16 besar.

Dengan kondisi tersebut, tim asuhan Arsene Wenger itu bagaikan mengemban mission impossible di leg kedua yang akan digelar di Emirates Stadium, Rabu (7/3/2012). Mereka wajib mengalahkan Milan dengan skor minimal 5-0. Milan tentu bukan tim ecek-ecek yang bisa dengan mudah dibantai dengan skor sebesar itu.

Faktanya, dalam sejarah Piala Champions/Liga Champions, tak ada tim yang bisa comeback setelah kalah dengan selisih empat gol atau lebih di pertemuan pertama. Paling pol cuma tiga gol saja.

Tercatat ada 16 tim yang masih bisa lolos setelah tertinggal tiga gol di first leg. Yang terbaru tentu saja saat Deportivo La Coruna menyingkirkan Milan di perempatfinal musim 2003/2004. Super Depor kalah 1-4 di San Siro, tapi kemudian membalasnya dengan skor 4-0 di Riazor.

Jika menilik kompetisi Eropa di bawah Liga Champions, memang ada tim yang masih bisa lolos meski kalah dengan selisih empat gol di leg pertama. Keduanya adalah FK Partizan di Piala UEFA musim 1984/1985 dan Real Madrid di musim berikutnya.

Di babak kedua musim 1984/1985, Partizan menghadapi Queens Park Rangers. Tim asal Serbia ini kalah 2-6 di kandang QPR. Namun, defisit empat gol bisa mereka kejar di kandang sendiri lewat kemenangan 4-0. Mereka pun lolos berkat aturan gol tandang.

Semusim berikutnya, Madrid melakukan comeback serupa, kali ini di babak ketiga. Los Merengues yang saat itu masih diperkuat Jorge Valdano dan Emilio Butragueno kalah 1-5 di markas Borussia Moncengladbach. Namun, mereka masih selamat setelah menang 4-0 di Santiago Bernabeu.

Yang patut dicermati, Partizan dan Madrid bisa mencetak gol di kandang lawan. Hal itu kemudian menguntungkan mereka dalam hitung-hitungan skor agregat.

Hal berbeda dialami oleh Arsenal yang tak bisa mencetak gol di San Siro. Artinya, perjuangan mereka akan lebih berat daripada Partizan dan Madrid saat itu. Menang 4-0 belum menjamin kelolosan mereka ke perempatfinal dan cuma memaksakan digelarnya extra time.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2012/03/06/114647/1858899/1033/the-gunners-mencoba-jadi-yang-pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: