Penggila Bola dari Kranji

Informasi Umum & Sepakbola Dunia

[Piala FA] Piala FA Punya Kenangan untuk Di Matteo

Posted by Penggila Bola on 16-Apr-2012

London – Jauh sebelum menjadi manajer, Piala FA sudah punya cerita tersendiri untuk Roberto Di Matteo. Bisakah kini pria 41 tahun itu menghidupkan kenangannya kembali?

Ketika itu Di Matteo masih berusia 26 tahun. The Blues, yang waktu itu dimanajeri Ruud Gullit, melaju ke final tahun 1997 setelah mengalahkan Wimbledon 3-0. Dua gol dari Mark Hughes–kini manajer Queens Park Rangers–dan Gianfranco Zola membuat The Crazy Gang takluk.

Cerita Di Matteo terjadi pada detik ke-42 laga final melawan Middlesbrough Wembley. Dari jarak sekitar 20 meter, ia melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper The Boro, Ben Roberts. Chelsea unggul 1-0 nyaris di sepanjang pertandingan.

Setelah gol pemain Boro, Gianluca Festa, dianulir wasit, tak ada lagi gol tercipta. Sampai akhirnya Eddie Newton melengkapi kemenangan Chelsea tujuh menit menjelang laga usai.

Di Matteo pun dipuji-puji sebagai pahlawan. Golnya ketika itu tercatat sebagai gol tercepat dalam sejarah final Piala FA, sampai akhirnya dipatahkan oleh Louis Saha (Everton) pada final tahun 2009. Ironisnya, gol Saha yang tercipta di detik ke-25 itu lahir di gawang Chelsea.

Cerita Di Matteo di Piala FA berulang lagi tiga tahun setelahnya. Kali ini di bawah arahan Gianluca Vialli, Chelsea menang 1-0 atas Aston Villa di final. Di Matteo-lah pencetak gol tunggalnya waktu itu. “Roberto adalah orang yang hebat. Dia senang sekali bermain di turnamen ini dan mencetak gol,” ucap Vialli setelah laga.

Di Matteo, kini 41 tahun, punya kesempatan untuk mengulangi sukses serupa musim ini. Syaratnya, ia harus bisa membawa Chelsea melewati Tottenham Hotspur di semifinal dan Liverpool di final.

Hanya saja, pria kelahiran Schaffhausen, Swiss, ini memilih untuk melupakan sisi sentimentil. Yang ada di benaknya adalah fokus menghadapi laga melawan Spurs dulu.

“Ini bukan soal saya,” ujar manajer yang statusnya masih caretaker ini di Guardian.

“Ini adalah tentang Chelsea. Tentang pemain-pemain di dalamnya dan kans mereka memenangi sebuah trofi musim ini. Lalu, setelah itu, kita akan fokus kepada Barcelona dan Arsenal,” tukasnya.

Chelsea memang masih memiliki kans untuk mendapatkan dua trofi musim ini, kendati tampil tak terlalu bagus di Premier League. Selain Piala FA, mereka juga masih berpeluang untuk menyabet gelar juara Liga Champions.

“Kami fokus untuk pertandingan yang ada di depan mata, tidak lebih. Karena setiap pertandingan menawarkan tantangan yang berbeda saat ini. Jadi, kami memilih untuk mengkhawatirkan pertandingan lainnya setelah itu,” ucap Di Matteo.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2012/04/15/115500/1892740/72/piala-fa-punya-kenangan-untuk-di-matteo?b99220370

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: