Penggila Bola dari Kranji

Informasi Umum & Sepakbola Dunia

Posts Tagged ‘real madrid’

Empat alasan mengapa tak ada yang bisa menghentikan Real Madrid

Posted by Penggila Bola on 05-Jun-2017

Minggu 4 Juni 2017 oleh Joe Walker dari Stadion Nasional Wales

Wartawan Joe Walker, melihat beberapa fitur penting dari sebuah bintang untuk tim Zinéine Zidane yang memuncak dengan mengalahkan Juventus  4-1 di final Cardiff.

 

Pembuatan sejarah ada dalam DNA Real Madrid. Mereka telah merobek-robek buku rekor, memenangkan Piala Eropa ke-12 yang luar biasa dengan kemenangan 4-1 atas Juventus, dalam prosesnya menjadi tim pertama yang mempertahankan piala di era Liga Champion.

1 Madrid selalu mencetak gol

Gol pembuka Cristiano Ronaldo menandai pertandingan ke-65 berturut-turut di mana Madrid telah mencetak gol. Ke depan mereka terlihat tak terbendung. Tidak ada yang bisa mengalahkan ini lebih baik daripada pertandingan pertama mereka pada kompetisi musim ini. Pada saat Sporting menang 1-0 hingga pada menit ke-89 di Bernabeu, namun tampaknya masih ada keniscayaan saat Ronaldo menyamakan kedudukan dengan tendangan bebas yang tak terbendung ke pojok atas. Penggemar dan pemain sama-sama terus mengulang-ulang “el Madrid nunca se rinde” – Madrid tidak pernah menyerah – dan ini menunjukkan hal itu. Mereka berjuang sampai akhir, akhirnya mengalahkan Sporting 2-1, dan itu membuat mereka dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mereka selalu menemukan jaring di setiap pertandingan yang dalam perjalanannya menuju kejayaan, dan akhirnya mencetak gol mereka yang dilakukan untuk Juventus.

2 Zinedine Zidane

Ada keraguan seputar orang Prancis saat dia mengambil alih posisi di Madrid. Dia adalah pemain yang hebat, tapi apakah itu akan berpengaruh ke dalam karir kepelatihannya? Jawabannya tegas. Dua kemenangan UEFA Champions League dalam 18 bulan, menyandingkan Liga dan Piala Eropa pertama dalam 59 tahun, dan membuat ruang ganti yang penuh kebahagiaan.

Dia memainkan sepak bola dan telah menunjukkan sisi cerdasnya dengan memutar skuadnya sehingga mereka mencapai akhir musim pada puncaknya. Dia telah menunjukkan fleksibilitas taktis, beralih antara formasi 4-4-2 dan 4-3-3, dan inilah yang telah mendukung tercapainya Undécima dan Duodécima dari Madrid (gelar ke-11 dan ke-12 Liga Champion Eropa).

3 Lini tengah terbaik di dunia?

Beberapa trio lini tengah bisa bersaing dengan Luka Modrić, Toni Kroos dan Casemiro. Hal terbaik tentang mereka adalah cara mereka saling melengkapi. Modrić bermain bersama dengan baik, menghubungkan serangan dan pertahanan dengan sangat terampil. Kroos memiliki ketenangan yang luar biasa dan memiliki jarak yang terjangkau dengan beberapa pemain lainnya. Sementara itu, Casemiro melindungi empat pemain belakang. Dia melindungi mereka dan mengisi saat seperti Marcelo dan Dani Carvajal naik menyerang.

4 Ketika Datang waktunya, datanglah orang itu

Setelah semua itu, Ronaldo hidup kembali saat timnya sangat membutuhkannya di akhir perjuangan. Sebuah hat-trick di leg kedua perempat final melawan Bayern, sementara treble lain melawan tetangga Atlético meyakinkan Real di tempat pertunjukkan mereka pada hari Sabtu lalu.

Tepat saat itulah pemain Portugis berusia 32 tahun itu, memecahkan kebuntuan dan mendapat peran penting untuk membantu Madrid meraih kemenangan. Pemain pertama yang mencetak gol di tiga final Liga Champions UEFA – dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa – juga merupakan orang yang mencetak gol ke-500 Madrid di turnamen tersebut.

Disadur dari: http://www.uefa.com/uefachampionsleague/news/newsid=2476007.html

 

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Real Madrid Juara Liga Champions!

Posted by Penggila Bola on 05-Jun-2017

Cardiff – Real Madrid tampil sebagai juara Liga Champions 2016/2017 setelah pada laga final mengalahkan Juventus dengan skor 4-1.

Pada pertandingan yang dihelat di Millenium Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB, Madrid unggul duluan pada menit ke-20 lewat gol Cristiano Ronaldo.

Juventus lantas menyamakan skor enam menit setelah lewat sepakan akrobatik Mario Mandzukic. Tak ada gol lagi tercipta di babak pertama sehingga skor berakhir 1-1.

Madrid tampil trengginas di babak kedua dan menambah tiga gol lewat Casemiro di menit ke-60, lalu gol kedua Ronaldo pada menit ke-64, dan ditutup gol Marco Asensio di menit ke-90.

Laga pun berakhir untuk kemenangan Madrid dengan skor 4-1 dan mereka pun berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions yang direbut musim lalu, sekaligus jadi tim pertama yang melakukannya.

Ini jadi gelar Champions ke-12 sepanjang sejarah Madrid di kompetisi ini atau yang keenam di era Liga Champions.

Sementara Juventus lagi-lagi harus memendam impiannya meraih trofi Liga Champions ketiga mereka. Bagi klub asal Turin itu, ini adalah gelar runner-up ketujuh mereka dari sembilan kali melaju ke final Piala/Liga Champions.
(mrp/nds)

sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/uefa/3519416/real-madrid-juara-liga-champions

 

 

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Real Madrid dan Sejarah yang Tak Boleh Dilupakan

Posted by Penggila Bola on 07-Mar-2017

Madrid – Sebagai kesebelasan yang berasal dari ibu kota Spanyol, Real Madrid CF tentunya memiliki sejarah yang panjang, baik yang berkaitan dengan sepakbola itu sendiri ataupun tidak.

Jika diurutkan, sudah banyak sekali sejarah yang dicatatkan oleh kesebelasan yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu sejak 1947 ini. Mereka pernah menjadi kesebelasan pertama yang memenangkan gelar Liga Spanyol dua kali berturut-turut. El Real juga menjadi kesebelasan yang paling banyak meraih trofi Liga Champions, yaitu 11 kali.

Namun, di balik semua sejarah mentereng yang dicatatkan oleh Los Blancos, ada beberapa sejarah kelam yang juga pernah dicatatkan oleh Real Madrid dalam kancah persepakbolaan Spanyol, terutama yang berkaitan dengan diktator Spanyol yang berkuasa pada masa 1930 sampai 1970-an, Jenderal Franco.

Selain Franco, ada juga sejarah lain yang mengikat Madrid dengan Katalunya, pihak yang begitu memusuhi mereka saat ini.

Real Madrid dan Jenderal Franco, Dua Entitas yang Saling Melengkapi

Ada banyak persepsi tentang hubungan antara Jenderal Fransisco Franco Bahamonde dengan Real Madrid. Persepsi ini akan terbentuk sesuai dengan sisi yang Anda pilih dalam laga El Clasico, apakah sisi Madrid atau sisi Barcelona?

Jika Anda memilih sisi Barca, maka persepsi Anda akan dibentuk sedemikian rupa bahwa Jenderal Franco adalah salah seorang diktator yang kejam nan jahat. Ia adalah sosok yang melakukan opresi begitu keras kepada rakyat Katalunya. Pada masa pemerintahannya, rakyat Katalunya dilarang memakai segala atribut yang berbau Katalan, juga dilarang untuk menggunakan Bahasa Katalunya dalam percakapan sehari-hari.

Dengan persepsi seperti itu, jadilah Anda orang yang sebegitu bencinya kepada Jenderal Franco. Franco, dalam benak Anda, mungkin akan dianggap sebagai salah seorang diktator jahat yang selalu berusaha untuk menekan rakyat Katalunya. El Clasico pun akan dianggap sebagai sebuah jalan untuk melawan. Melawan opresi sekaligus melawan kesewang-wenangan.

Tapi jika Anda memilih sisi Madrid, maka Anda akan disuguhkan pemandangan lain. Sebagai kesebelasan yang berasal dari ibu kota Spanyol, juga menjadi pusat kebudayaan Castilian, mereka banyak mendapat berkah dari rezim Franco. Generalissimo (sang Jenderal, sebutan untuk Franco) banyak membantu kesebelasan ini untuk berjaya pada masa 50-an silam.

Salah satu hasil dari kerja tangan Franco untuk Madrid adalah sosok Alfredo Di Stefano. Sosok yang juga menjadi pemantik awal panasnya El Clasico. Perburuan Di Stefano pada era 50-an tersebut, yang juga sempat diburu oleh Barca dan dipertahankan mati-matian oleh River Plate ini, bisa dimenangkan Madrid karena ada campur tangan Franco di sana.

Walau saat saga Di Stefano tersebut FIFA sudah menawarkan jalan tengah (Di Stefano main dua musm di Madrid dan dua musim di Barca), Barca memilih untuk mundur dan akhirnya Di Stefano pun menjadi legenda Madrid. Di Stefano ini pula, selain Jenderal Franco, yang menjadi awal dari munculnya El Clasico.

Namun untuk Franco, Real Madrid bukan hanya sekedar kesebelasan semata. Anggapan yang mengatakan bahwa ia membantu Madrid untuk meraih kejayaan di era pemerintahannya, dari sisi yang lain bisa juga dilihat sebagai upaya dari Franco untuk mendompleng nama Madrid sebagai cara melanggengkan kekuasaannya.

Jadi, sebenarnya Franco dan Madrid adalah dua entitas yang saling melengkapi. Madrid sukses menguasai Liga Spanyol (dan juga meraih trofi Piala Champions) karena Franco, dan Franco dapat melanggengkan kekuasaannya dalam waktu yang lama karena ia mendompleng nama Madrid, salah satu kesebelasan besar Spanyol yang juga menjadi pencetus berdirinya La Liga Primera Division Spanyol bersama Athletic Bilbao dan Barcelona.

Madrid dan Katalan yang Seharusnya Berujung Ucapan Terima Kasih

Selain sejarah kelam yang berkaitan dengan Jenderal Fransisco Franco, ada juga sejarah lain yang tidak boleh dilupakan oleh Real Madrid dan juga pecinta sepakbola Spanyol yang lain. Real Madrid didirikan oleh dua orang kakak-beradik pebisnis yang berasal dari Katalunya.

Pada 1902 silam, dua pebisnis yang sedang merantau ke Madrid dari Katalunya, Juan Padros Rubio dan Carlos Padros Rubio, mendirikan sebuah kesebelasan bernama Madrid Football Club, pengembangan dari Football Club Sky yang dibentuk oleh para akademisi dan mahasiswa Institucion Libre de Ensenanza pada 1897. Juan Padros, yang juga merupakan orang asli Katalan (ia lahir di Barcelona pada 1 Desember 1869) menjadi presiden pertama dari Madrid Football Club, cikal bakal Los Blancos masa kini.

Dua tahun berselang, tepatnya pada 1904, posisinya digantikan oleh saudaranya, Carlos Padros Rubio. Dua orang inilah yang berjasa untuk mengembangkan Football Club Sky, kesebelasan yang menjadi cikal bakal sebuah kesebelasan masa kini yang berlambangkan mahkota dan memakai warna putih sebagai warna dominan dalam seragamnya, kesebelasan yang bernama Real Madrid.

Dengan adanya campur tangan dari orang Katalan dalam membentuk Real Madrid ini, seharusnya ada sebuah ucapan terima kasih, baik itu dari Katalunya sendiri dan juga pihak dari Castilian, Real Madrid. Lagi pula, sebelum Franco berkuasa, hubungan Castilian dan Katalan, serta hubungan Castilian dengan etnis-etnis lain, seperti Basque, baik-baik saja.

Namun memang semua berubah sejak zaman Jenderal Franco berkuasa. Sejarah ini, yang juga sebenarnya merupakan sebuah pengingat di kala hubungan Katalan-Castilian memanas sedemikian rupa, kerap kali terlupakan.

Terkadang, perasaan marah dan kesal karena tertekan oleh sesuatu bisa mengaburkan sisi baik yang ada dari sesuatu tersebut.

**

Real Madrid memang akan sulit lepas dari stigma tentang kesebelasannya Jenderal Franco. Itu adalah sejarah yang tak bisa dihilangkan karena pernah terjadi dan banyak literatur yang membahasnya. Tapi sejarah juga mencatat bahwa Madrid dan Katalan pernah berhubungan baik, dan ini juga adalah sejarah yang tidak boleh dilupakan.

Sejarah tidak melulu berisikan peristiwa manis dan indah. Sejarah juga acap kali berisikan sesuatu yang kejam dan pahit. Yang bisa dilakukan oleh generasi sekarang adalah berdamai dengan sejarah tersebut, mengilhami dan meresapinya sebagai bahan perenungan agar kesalahan-kesalahan masa lampau tidak terjadi lagi di masa kini.

Jangan sekali-kali melupakan sejarah! (raw/raw)

 

Sumber: https://sport.detik.com/aboutthegame/football-story/d-3440013/real-madrid-dan-sejarah-yang-tak-boleh-dilupakan

 

 

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Serba serbi El Clasico Sepanjang masa

Posted by Penggila Bola on 01-Apr-2016

El ClasicoEl Clasico (bahasa Inggris: The Classic; juga dikenal sebagai El Derbi Espanyol atau El Classic) adalah nama umum yang diberikan untuk setiap pertandingan sepak bola antara FC Barcelona dan Real Madrid. Pertemuan mereka terjadi setiap tahun sebagai bagian dari kompetisi La Liga Spanyol, dengan maksimum sembilan pertandingan tahun, dengan dua tambahan di Copa del Rey, Liga Champions, dan Supercopa de Espana, dengan kemungkinan lain dalam Piala Super UEFA dan Final Liga Champions. Kedua klub ini adalah klub-klub yang paling mengikuti pertandingan sepak bola di dunia, disaksikan oleh ratusan juta orang.

Persaingan itu muncul dengan sejarah bahwa Madrid dan Barcelona adalah dua kota terbesar di Spanyol, dan dua klub adalah klub sepakbola paling berhasil dan berpengaruh di negeri ini. Dalam pertandingan resmi yang diakui FIFA, Barcelona telah meraih 83 Trofi sedangkan Real Madrid telah meriah 79 Trofi. Mereka kadang-kadang diidentifikasi dengan lawan posisi politik, dengan Real Madrid yang mewakili bangsa Spanyol dan Barcelona yang mewakili bangsa Catalan.

 

  • El Clasico pertama digelar di stadion Hippodromo Madrid pada 13 Mei 1902. Barca kala itu menang 3-1 atas Madrid. Pada partai pertama tersebut gol-gol Barcelona dicetak oleh Udo Steinburg dan dua gol Joan Gamper, gol Madrid oleh Arthur Johnson.
  • Pada semi final Copa del Generalisimo tahun 1942-43, Real Madrid menang dengan agregat 11-2 yang merupakan rekor gol agregat
  • Top Skorer El Clasico sepanjang masa dengan total 21 gol adalah Lionel Messi dari Barcelona yang memecahkan rekor jumlah gol Alfredo Di Stefano dari Real Madrid dengan 18 gol pada pertandingan El Clasico episode ke-227.
  • Alfonso Albeniz menjadi pemain pertama yang pindah dari Barcelona ke Real Madrid pada bulan Mei 1902. Pemain pertama yang pindah dari Real Madrid ke Barcelona adalah Luciano Lizzaraga pada tahun 1905
  • Josep Samitier (Barcelona) adalah pemain pertama yang mencetak 4 gol di el clásico pada kemenangan 5-1 di April 1926, sejak itu pemain lain pencetak quadruple adalah Ildefonso Sanudo (Madrid) menang 8-2 (1935), Marti Ventolra (Barcelona) menang 5-0 (1935), pemain lain pencetak quadruple adalah Barinaga (Madrid) menang 11-1 (1943), Eulogio Martinez (Barcelona) menang 6-1 (1957)
  • Benzema dari Real Madrid mencetak gol tercepat di el clásico hanya dalam 22 detik pada el clásico 10 Desember 2011, selain Benzema, Enrique Mateos dan Giovanni dari Madrid dan Francisco Carrasco dari Barca juga mencetak gol sebelum menit pertama
  • Michael Laudrup membawa Barca menang 5-0 di el clásico tahun 1994, dan membawa Madrid menang 5-0 di el clásico tahun 1995. Michael Laudrup juga menjadi satu-satunya pemain yang berhasil meraih 5 gelar la liga berturut-turut dengan 2 klub berbeda
  • Fernando Hierro (Real Madrid) adalah pemain yang paling banyak mendapat kartu dalam sejarah El Clasico dengan 18 kartu (17 kartu kuning + 1 kartu merah)
  • Pemain Real Madrid, Manuel Sanchís telah tampil sebanyak 43 kali dalam laga El Clasico. Jumlah ini adalah yang terbanyak dari pemain lainnya sepanjang sejarah pertemuan kedua tim sedangkan gelandang Barcelona Xavi Hernández adalah pemain masih aktif yang tampil terbanyak yaitu 41 kali dan Lionel Messi dari Barcelona adalah pemain asing yang tampil paling banyak di partai El Clasico sebanyak 29 kali
  • Hingga partai El Clasico yang ke-229 disemua kompetisi pada tanggal 25 Oktober 2014, Madrid masih unggul dalam hal jumlah kemenangan. Madrid menang 92 kali, sedangkan Barca menang 89 kali. Sisanya imbang sebanyak 48 kali.

 

 

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/El_Cl%C3%A1sico

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Trofi ke-19 Madrid di Copa del Rey

Posted by Penggila Bola on 17-Apr-2014

real madrid juara copa del rey 2014Valencia – Keberhasilan Real Madrid memenangi partai final Copa del Rey musim ini membuat mereka sudah mengumpulkan 19 trofi di kompetisi ini. Tapi Barcelona masih jadi tim yang paling sering juara.

Pada laga final yang dihelat di Mestalla Stadium, Kamis (17/4/2014) dinihari WIB, Madrid unggul lebih dulu berkat gol Angel Di Maria di babak pertama yang bertahan hingga jeda.

Di babak kedua Barca menyamakan kedudukan lewat Marc Bartra sebelum gol Gareth Bale di lima menit akhir pertandingan membawa Madrid menang dengan skor 2-1.

Kemenangan ini pun mengulang pencapaian Madrid di final 2011 di mana mereka juga mengalahkan Barca. Kala itu gol tunggal Cristiano Ronaldo di masa perpanjangan waktu jadi pembeda antara kedua tim.

Sekaligus juga membayar kekecewaan musim lalu kala dikalahkan Atletico Madrid di final dengan skor 1-2.

Selain itu trofi Madrid di Copa del Rey pun bertambah menjadi 19 buah setelah pertama kali jadi juara di tahun 1905. Tapi raihan trofi Madrid masih jadi ketiga terbaik, di bawah Barca dan Athletic Bilbao.

Bilbao sendiri sudah mengumpulkan 23 trofi tapi terakhir kali jadi juara di musim 1984, sementara Barca punya 26 trofi dengan yang terakhir direbut pada tahun 2012.

 

Daftar Lima Besar Juara Copa del Rey

26 – Barcelona
23 – Athletic Bilbao
19 – Real Madrid
10 – Atletico Madrid
7 – Valencia

 

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2014/04/17/051436/2557688/75/trofi-ke-19-madrid-di-copa-del-rey-barca-masih-terbanyak

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , | 2 Comments »

Kartu Merah yang Mengubah Jalannya Pertandingan

Posted by Penggila Bola on 06-Mar-2013

redcardfornaniManchester – Diego Lopez menyebut Real Madrid tampil kurang meyakinkan saat melawat ke Manchester United. El Real diuntungkan dengan kartu merah Nani, yang memberi pengaruh besar dalam penentuan hasil akhir laga.

Setelah bermain 1-1 di Santiago Bernabeu tiga pekan lalu, Madrid wajib setidaknya mencetak gol demi menjaga peluang lolos ke babak delapan besar. Namun di 45 menit pertama pertandingan, tugas itu terasa sangat berat.

Madrid memang mendominasi penguasaan bola di paruh pertama (64%), namun nyaris tak ada yang bisa membahayakan gawang David De Gea. Faktanya, cuma tendangan Gonzalo Higuain dari dalam kotak penalti yang menjadi peluang El Real. Total ada delapan tembakan dilepskan pemain-pemain Madrid di babak pertama, tapi cuma satu yang mengarah ke sasaran.

Kondisi tersebut berlanjut di babak kedua. Madrid bahkan ketinggalan lebih dulu setelah Sergio Ramos melesakkan gol ke gawang sendiri, yang membuat The Red Devils unggul agregat 2-1.

Namun peruntungan Madrid seketika berubah menyusul kartu merah yang didapat Nani di menit 56. Pesepakbola asal Portugal itu langsung diusir dari lapangan usai terlibat benturan dengan Alvaro Arbeloa. Dan Madrid hanya butuh 10 menit untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain tersebut demi bisa mencetak gol penyama lewat tendangan jarak jauh Luka Modric.

Tiga menit kemudian gantian Ronaldo yang menjebol gawang De Gea dan memberi Madrid keunggulan 2-1. Skuat besutan Jose Mourinho punya beberapa peluang lain di sisa babak kedua, namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit skornya masih 1-2 untuk tim tamu.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Diego Lopez tak menyangkal kalau Madrid sangat diungtungkan dengan kartu merah Nani. Insiden itu disebutnya langsung mengubah jalannya pertandingan.

“Pertandingannya dalam posisi menguntungkan mereka. Kami tidak tahu bagaimana caranya untuk sampai ke sana (mencetak gol). Kartu merahnya memberi pengaruh besar pada pertandingan. Saat itu kami harus mencetak dua gol, dan kami ternyata bisa melakukannya,” sahut Diego Lopez usai pertandingan.

Lebih lanjut Lopez mengakui kalau penampilan Madrid tidak mengesankan. Namun dia tak pernah hilang keyakinan akan kemampuan rekan-rekannya mencari gol

“Kami tahu kami pada akirnya akan mencetak gol. Kami berhasil melakukannya meski tidak menjalani pertandingan yang bagus. Kami hanya menang,” lanjut Lopez seperti diberitakan Marca.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/06/063310/2186856/1033/kartu-merah-yang-mengubah-jalannya-pertandingan

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Kalau Tidak Ada Kartu Merah, Mourinho Ragu Madrid Bisa Menang

Posted by Penggila Bola on 06-Mar-2013

josemourinho_real madridManchester – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengakui bahwa satu kartu merah yang keluar di laga kontra Manchester United sangat menentukan hasil akhir. Dia ragu Madrid bisa menang kalau tak ada kartu merah itu.

Berkunjung ke Old Trafford, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB, Madrid sempat terjepit di awal babak kedua. Mereka tertinggal 0-1 setelah Sergio Ramos membuat gol bunuh diri.

Namun, situasi semacam itu tak berlangsung lama. Kartu merah yang didapat Nani membuat Madrid unggul jumlah pemain. Nani sendiri diusir karena mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai dada Alvaro Arbeloa.

Dengan jumlah pemain yang lebih banyak, Los Blancos leluasa untuk menggempur tim tuan rumah. Hasilnya, Luka Modric sukses menyamakan skor lewat gol indahnya. Tak berselang lama, Cristiano Ronaldo membuat Madrid berbalik unggul.

Kemenangan 2-1 di Old Trafford meloloskan Madrid ke babak perempatfinal Liga Champions. Mereka unggul agregat 3-2 atas MU.

“Feeling saya Manchester United bermain sangat baik, sangat kompak, dan agresif dalam cara yang bagus. Secara taktik mereka sangat terorganisasi dan pertandingan sangat sulit buat kami,” ungkap Mourinho kepada Sky Sports.

“Saya ragu kalau 11 lawan 11 kami akan memenangi laga. Hari ini saya merasa frustrasi karena kami bermain begitu baik saat melawan Barcelona dan hari ini, saya menginginkan lebih,” tuturnya.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/06/055249/2186847/1033/kalau-tidak-ada-kartu-merah-mourinho-ragu-madrid-bisa-menang

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Mourinho: Tim Terbaik Kalah

Posted by Penggila Bola on 06-Mar-2013

mourinhoManchester – Real Madrid sukses menghentikan langkah Manchester United di Liga Champions. Sesudah pertandingan, Jose Mourinho menyatakan bahwa tim terbaik telah kalah dan El Real tak pantas menang.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB, Madrid berhasil memetik kemenangan 2-1.

Sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Sergio Ramos, Los Merengues akhirnya menang usai Luka Modric dan Cristiano Ronaldo mencetak gol-gol balasan.

Itu berarti Los Blancos berhak maju ke babak perempatfinal kompetisi tertinggi antaklub Eropa usai menang agregrat 3-2 atas The Red Devils.

Ada satu insiden yang disebut-sebut cukup kontroversial dalam laga itu. Keputusan wasit asal Turki, Cuneyt Cakir, mengkartu merah Luis Nani yang terlihat tak sengaja mendaratkan kakinya di dada Alvaro Arbeloa, dinilai terlalu keras.

Seusai laga, Mourinho pun juga memberikan komentarnya seputar pertandingan. Tak cuma menyebut Madrid bermain buruk, pelatih asal Portugal itu juga menyatakan bahwa tim terbaik dalam turnamen sudah kalah.

“Kami tidak bermain bagus. Tim terbaik kalah. Kedaulatan (wasit) dalam mengambil keputusan (untuk memberi Nani kartu merah). Kami tak layak menang,” ucap Mourinho kepada ITV.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/06/052609/2186843/1033/mourinho-tim-terbaik-kalah

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Liga Champions: Menang di Old Trafford, Madrid Singkirkan MU

Posted by Penggila Bola on 06-Mar-2013

manutd-madridManchester – Real Madrid menyingkirkan Manchester United. Los Blancos menang 2-1 atas The Red Devils dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah untuk Nani tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB, Sir Alex Ferguson menurunkan Ryan Giggs sebagai starter, namun mencadangkan Wayne Rooney. Sebaliknya, dia memainkan Nani dan Danny Welbeck untuk menopang Robin van Persie.

Di kubu Madrid, tidak ada banyak perubahan. Jose Mourinho masih menurunkan Sami Khedira, Mesut Oezil, Angel Di Maria, dan Cristiano Ronaldo sebagai tumpuan serangan. Xabi Alonso dimainkan sebagai gelandang, plus Gonzalo Higuain sebagai penyerang tunggal.

Baru tiga menit pertandingan berjalan, Giggs sudah melakukan pelanggaran lantaran telat dalam melakukan tekel terhadap Fabio Coentrao. Madrid mendapatkan tendangan bebas, tetapi eksekusi Ronaldo masih membentur pagar pemain.

Madrid kemudian mendapatkan peluang lagi pada menit ke-10. Kali ini lewat Higuain. Penyerang asal Argentina itu berhasil melepaskan tendangan kaki kanan, kendati dirinya dikerubungi oleh beberapa pemain United. Namun, tendangannya masih menyamping di sebelah kiri gawang David De Gea.

United membalas pada menit ke-14. Giggs mengirimkan umpan silang ke sisi kiri, di mana Van Persie telah berdiri tidak terkawal. Van Persie langsung melepaskan tembakan dengan kaki kirinya, namun tendangannya masih bisa diblok oleh Sergio Ramos.

Peluang datang lagi untuk United di menit 19. Diawali oleh tendangan sudut yang dieksekusi Giggs, bola disundul oleh Nemanja Vidic. Sial bagi Vidic, sundulannya masih membentur tiang gawang. Namun, dari tayangan ulang, terlihat bahwa Welbeck sudah berada dalam posisi offside ketika bola disundul Vidic.

Ronaldo mendapatkan peluang. Pada menit ke-28, pemain berjuluk CR7 itu lolos dari jebakan offside dan berdiri di dalam kotak penalti MU, tapi sepakannya diblok Vidic

Pada menit ke-33, Diego Lopez membuat dua penyelamatan di bawah gawang Madrid dengan berturut-turut mementahkan tendangan Van Persie dan Welbeck.

Madrid kemudian memainkan Kaka, yang masuk menggantikan Di Maria yang cedera. Namun, tak ada peluang lagi setelahnya. Skor akhir di babak pertama adalah 0-0.

Pada awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit 48, United mengejutkan Madrid dan akhirnya mereka mencetak gol. Berawal dari serangan di sisi kanan, beberapa tendangan pemain United berhasil dihalau, tetapi bola jatuh di kaki Nani yang berada di sisi kiri. Nani kemudian mengirimkan umpan ke depan kotak penalti, dan bola yang berniat dihalau Ramos justru masuk ke dalam gawangnya sendiri. 1-0 untuk tuan rumah.

‘Setan Merah’ kemudian bermain dengan 10 orang setelah Nani mendapatkan kartu merah. Gelandang asal Portugal itu dinilai mengangkat kaki terlalu tinggi sehingga mengenai dada Alvaro Arbeloa. Keputusan itu disambut protes oleh kubu tuan rumah. Mereka menilai Nani hanya berusaha menggapai bola dengan kakinya dan tidak melihat Arbeloa yang berlari ke arahnya.

Keunggulan jumlah pemain pun dimanfaatkan oleh Mourinho. Dia langsung memasukkan Luka Modric dan menarik keluar Arbeloa. Madrid maju melakukan serangan penuh.

Tak lama setelahnya, Madrid mendapatkan beberapa sepak pojok. Salah satu sepak pojok Madrid berujung menjadi sundulan Raphael Varane. Tetapi, peluang ini gagal setelah sundulan Varane dihalau oleh Rafael da Silva.

Gol! Madrid akhirnya mendapatkan gol yang mereka tuju itu. Los Blancos menyamakan kedudukan pada menit ke-65 lewat Luka Modric. Berawal dari operan-operan pendek di depan kotak penalti United, bola diberikan kepada Modric. Dia pun langsung melepaskan tendangan kaki kanan dan bola pun masuk ke dalam gawang De Gea.

Dominasi itu kembali berbuah hasil. Madrid pun membalikkan kedudukan menjadi 2-1 setelah Ronaldo membobol gawang De Gea di meni 69. Umpan yang dilepaskan oleh Higuain dari sisi kanan disambar oleh Ronaldo di tiang jauh. Tak ada perayaan gol darinya. Agregat berubah menjadi 2-3 untuk keunggulan Madrid dan United berada dalam posisi terpojok.

Dalam keadaan demikian, Sir Alex akhirnya memainkan Wayne Rooney, sementara Mourinho memainkan Pepe untuk menggantikan Oezil. Pada menirt ke-82, United mendapatkan dua peluang beruntun. Tapi, tendangan Van Persie ataupun Rooney masih belum menemui sasaran. Diego Lopez pun beberapa kali melakukan tugasnya dengan baik: menghalau serangan-serangan pemain tuan rumah.

Kaka pun sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangannya mengenai tiang dan diselamatkan De Gea. Di sisi lainnya, Lopez kembali menyelamatkan gawangnya dari sundulan Vidic dan United pun gagal mencetak gol.

Tak ada gol lagi setelahnya. Peluit panjang pun dibunyikan. Madrid menang 2-1 dengan keunggulan agregat 3-2 dan lolos ke perempatfinal.

Susunan Pemain
Manchester United
: De Gea, Rafael (Valencia 87), Ferdinand, Vidic, Evra, Carrick, Cleverley (Rooney 72), Nani, Welbeck (Young 80), Giggs, Van Persie

Real Madrid: D. Lopez, Arbeloa (Modric 59), Varane, Ramos, Coentrao, Xabi Alonso, Khedira, Di Maria (Kaka 44), Oezil (Pepe 71), Ronaldo, Higuain

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/06/033440/2186831/1033/menang-di-old-trafford-madrid-singkirkan-mu

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

[Jelang Liga Champions] Mourinho: MU vs Madrid, Dunia Akan Berhenti Selama 90 Menit

Posted by Penggila Bola on 05-Mar-2013

rvp-maria_mu-madridManchester – Pada tengah pekan Old Trafford akan menghadirkan duel sengit antara Manchester United kontra Real Madrid. Menurut Jose Mourinho, perhatian semua orang akan tertuju ke sana sampai-sampai membuat dunia seperti berhenti berputar.

Setelah laga leg I babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu lalu berakhir 1-1, laga leg II di Old Trafford, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB, akan menjadi penentu siapa yang lolos ke babak perempatfinal dan siapa yang “masuk kotak”.

‘Setan Merah’ menjalani laga ini setelah berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Norwich di Premier League, yang mana membuat tim besutan Sir Alex Ferguson itu mengokohkan diri di pucuk klasemen dengan keunggulan 12 poin dari Manchester City.

Sementara ‘Si Putih’ datang ke Manchester dengan bermodal dua kemenangan beruntun atas Barcelona, tim seteru beratnya. Salah satu kemenangan itu sekaligus membuat skuat Mourinho lolos ke final Copa del Rey.

Dengan demikian, skenario itu seperti jadi “pemanasan” yang amat tepat untuk laga di Old Trafford nanti. Sedang dalam performa bagus, MU dan Madrid akan berduel sengit di bawah tatapan para penonton di Old Trafford dan juga seluruh dunia.

“Kedua tim akan menjalani pertandingan ini setelah laju bagus. Saya tak punya gambaran siapa yang akan sukses. Mereka sudah memenangi pertandingan liganya di bulan Maret. Kami juga melaju dengan bagus di 2013; sekitar 12 pertandingan dengan satu kekalahan,” kata Mourinho di Marca.

“Dunia akan berhenti berputar selama 90 menit karena semua orang ingin melihat pertandingan ini,” serunya.

Sebelum ini, Mourinho juga mengistilahkan hal serupa untuk laga El Clasico antara Barca kontra Madrid. Sementara pertemuan pertama dengan MU lalu disebutnya sudah dinantikan dunia.

sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/05/104828/2185841/1033/mourinho-mu-vs-madrid-dunia-akan-berhenti-selama-90-menit?b99220170

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: