Penggila Bola dari Kranji

Informasi Umum & Sepakbola Dunia

Posts Tagged ‘zinedine zidane’

Empat alasan mengapa tak ada yang bisa menghentikan Real Madrid

Posted by Penggila Bola on 05-Jun-2017

Minggu 4 Juni 2017 oleh Joe Walker dari Stadion Nasional Wales

Wartawan Joe Walker, melihat beberapa fitur penting dari sebuah bintang untuk tim Zinéine Zidane yang memuncak dengan mengalahkan Juventus  4-1 di final Cardiff.

 

Pembuatan sejarah ada dalam DNA Real Madrid. Mereka telah merobek-robek buku rekor, memenangkan Piala Eropa ke-12 yang luar biasa dengan kemenangan 4-1 atas Juventus, dalam prosesnya menjadi tim pertama yang mempertahankan piala di era Liga Champion.

1 Madrid selalu mencetak gol

Gol pembuka Cristiano Ronaldo menandai pertandingan ke-65 berturut-turut di mana Madrid telah mencetak gol. Ke depan mereka terlihat tak terbendung. Tidak ada yang bisa mengalahkan ini lebih baik daripada pertandingan pertama mereka pada kompetisi musim ini. Pada saat Sporting menang 1-0 hingga pada menit ke-89 di Bernabeu, namun tampaknya masih ada keniscayaan saat Ronaldo menyamakan kedudukan dengan tendangan bebas yang tak terbendung ke pojok atas. Penggemar dan pemain sama-sama terus mengulang-ulang “el Madrid nunca se rinde” – Madrid tidak pernah menyerah – dan ini menunjukkan hal itu. Mereka berjuang sampai akhir, akhirnya mengalahkan Sporting 2-1, dan itu membuat mereka dalam perjalanan menuju kesuksesan. Mereka selalu menemukan jaring di setiap pertandingan yang dalam perjalanannya menuju kejayaan, dan akhirnya mencetak gol mereka yang dilakukan untuk Juventus.

2 Zinedine Zidane

Ada keraguan seputar orang Prancis saat dia mengambil alih posisi di Madrid. Dia adalah pemain yang hebat, tapi apakah itu akan berpengaruh ke dalam karir kepelatihannya? Jawabannya tegas. Dua kemenangan UEFA Champions League dalam 18 bulan, menyandingkan Liga dan Piala Eropa pertama dalam 59 tahun, dan membuat ruang ganti yang penuh kebahagiaan.

Dia memainkan sepak bola dan telah menunjukkan sisi cerdasnya dengan memutar skuadnya sehingga mereka mencapai akhir musim pada puncaknya. Dia telah menunjukkan fleksibilitas taktis, beralih antara formasi 4-4-2 dan 4-3-3, dan inilah yang telah mendukung tercapainya Undécima dan Duodécima dari Madrid (gelar ke-11 dan ke-12 Liga Champion Eropa).

3 Lini tengah terbaik di dunia?

Beberapa trio lini tengah bisa bersaing dengan Luka Modrić, Toni Kroos dan Casemiro. Hal terbaik tentang mereka adalah cara mereka saling melengkapi. Modrić bermain bersama dengan baik, menghubungkan serangan dan pertahanan dengan sangat terampil. Kroos memiliki ketenangan yang luar biasa dan memiliki jarak yang terjangkau dengan beberapa pemain lainnya. Sementara itu, Casemiro melindungi empat pemain belakang. Dia melindungi mereka dan mengisi saat seperti Marcelo dan Dani Carvajal naik menyerang.

4 Ketika Datang waktunya, datanglah orang itu

Setelah semua itu, Ronaldo hidup kembali saat timnya sangat membutuhkannya di akhir perjuangan. Sebuah hat-trick di leg kedua perempat final melawan Bayern, sementara treble lain melawan tetangga Atlético meyakinkan Real di tempat pertunjukkan mereka pada hari Sabtu lalu.

Tepat saat itulah pemain Portugis berusia 32 tahun itu, memecahkan kebuntuan dan mendapat peran penting untuk membantu Madrid meraih kemenangan. Pemain pertama yang mencetak gol di tiga final Liga Champions UEFA – dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa – juga merupakan orang yang mencetak gol ke-500 Madrid di turnamen tersebut.

Disadur dari: http://www.uefa.com/uefachampionsleague/news/newsid=2476007.html

 

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

5 Pemain Langganan Bursa Pemain Terbaik Dunia

Posted by Penggila Bola on 09-Jan-2013

Bursa pemain terbaik dunia versi FIFA sudah dilakukan sejak 1991. Lionel Messi dan Zinedine Zidane adalah yang paling sering masuk daftar tiga besar.

Bursa ini didasarkan pada voting yang dilakukan oleh para kapten dan pelatih tim nasional negara-negara anggota FIFA. Sejak 2010, penghargaan FIFA disandingkan dengan Ballon d’Or versi majalah France Football, sehingga bernama FIFA Ballon d’Or Player of the Year.

Berikut ini lima pemain yang paling sering masuk nominasi tiga besar dan memenanginya:
Cristiano RonaldoCristiano Ronaldo: 5 kali nominasi, 1 kali menang
Direkrut Manchester United saat berusia 18 tahun di 2003, Ronaldo dengan cepat menjadi bintang di Inggris dan Eropa. Di tahun 2007 ia masuk nominasi tiga besar FIFA Player of The Year, tapi hanya berada di urutan ketiga setelah Kaka dan Lionel Messi.

Setahun berikutnya (2008) ia masuk bursa lagi, dan kali itu terpilih sebagai yang terbaik, mengalahkan Messi dan Fernando Torres. Ronaldo menjadi pemain pertama dari Premier League yang mendapatkan penghargaan tersebut, juga orang Portugal kedua setelah Luis Figo di tahun 2001.

Di tahun itu Ronaldo juga menerima award sebagai pemain terbaik Eropa dan menjadi pemain Manchester United pertama yang mendapatkannya sejak George Best di tahun 1968.

Pemain dengan brand CR7 itu juga masuk bursa di tahun 2009, 2011, dan 2012, tapi selalu kalah dari Lionel Messi.

RonaldinhoRonaldinho: 3 kali nominasi, 2 kali menang
Bergabung dengan Barcelona di musim panas 2003, setelah sebelumnya membela Paris St Germain, Ronaldinho menyihir dunia terutama lewat gerakan-gerakan akrobatiknya. Pada 20 Desember 2004 ia didaulat sebagai pemain terbaik dunia oleh FIFA.

Di musim berikutnya penampilan pemain Brasil itu lebih memukau. Barca dibantunya meraih titel La Liga musim 2004/2005. Setelah mendapatkan gelar FIFPro World Player of the Year dan European Footballer of the Year, Ronaldinho pun untuk kedua kalinya berturut-turut memperoleh trofi FIFA Player of the Year untuk tahun 2005, mengalahkan Frank Lampard dan Samuel Eto’o.

Di tahun berikutnya Ronaldinho kembali masuk bursa, tapi hanya berada di peringkat ketiga di bawah Fabio Cannavaro dan Zinedine Zidane.

RonaldoRonaldo: 5 kali nominasi, 3 kali menang
Il Phenomenon dari Brasil ini pertama kali meraih pengakuan sebagai pemain terbaik dunia adalah di tahun 1996. Dalam bursa ia mengalahkan George Weah dan Alan Shearer. Kala itu Ronaldo baru setengah musim bermain untuk Barcelona, setelah sebelumnya memperkuat PSV Eindhoven.

Di tahun berikutnya pria bernama lengkap Ronaldo Luis Nazario de Lima itu mengulang prestasinya merengkuh trofi FIFA Player of the Year. Kala itu ia sudah berseragam Inter Milan, setelah mendulang 34 gol dari 37 pertandingan La Liga bersama El Barca.

Di tahun 1998, untuk ketiga kalinya berturut-turut Ronaldo masuk bursa, namun kali itu harus puas sebagai runner-up. Ia kalah dari Zinedine Zidane, lawan yang mengalahkan ia dan Brasil di final Piala Dunia 1998.

Ronaldo masuk bursa lagi empat tahun kemudian, tepatnya di tahun 2002, berkat penampilan gemilangnya di Piala Dunia, di mana ia menjadi top skorer dan Brasil keluar sebagai juara. Predikat pemain terbaik dunia pun kembali ia raih — untuk kali ketiga. Ia mengalahkan Oliver Kahn dan Zidane.

Setahun kemudian (2003) Ronaldo hanya berada di urutan ketiga dalam bursa tersebut, di bawah Zidane dan Thierry Henry.

Zinedine ZidaneZinedine Zidane: 6 kali nominasi, 3 kali menang
Maestro dari Prancis ini pertama kali masuk bursa tiga besar FIFA Player of the Year di tahun 1997. Kala itu, sebagai pemain Juventus, Zidane menduduki peringkat ketiga bersama Dennis Bergkamp, di bawah Ronaldo dan Roberto Carlos.

Tahun 1998 adalah salah tahun terbaik Zidane karena tampil luar biasa dengan membawa negaranya menjuarai Piala Dunia. Ia pun didapuk sebagai pemain terbaik dunia di tahun itu, mengalahkan Ronaldo dan Davor Suker.

Kehebatan itu ia ulangi di tahun 2000 saat memimpin Les Bleus menjuarai Piala Eropa. Zidane pun untuk kedua kalinya menjadi pemain terbaik dunia. Kala itu ia memenangi voting dengan meraih suara terbanyak di atas Luis Figo dan Rivaldo.

Kali ketiga Zidane masuk bursa adalah di tahun 2002, di mana ia hanya berada di peringkat ketiga di bawah Ronaldo dan Oliver Kahn. Namun di tahun berikutnya (2003), dalam balutan jersey Real Madrid, pemain termahal dunia itu mencatat hat-trick trofi FIFA Player of the Year.

Di tahun terakhirnya sebagai pemain profesional, setelah menjadi kontroversi di final Piala Dunia 2006, Zidane masuk bursa lagi namun harus puas sebagai runner-up setelah Fabio Cannavaro.

Lionel MessiLionel Messi: 6 kali nominasi, 4 kali menang
Hanya runner-up di 2007 dan 2008, Lionel Messi mendominasi segala penghargaan individu sampai sekarang. Empat kali berturut-turut ia menjadi pesepakbola terbaik dunia, dari 2009 sampai 2012.

Sebelum Messi, rentetan keberhasilan meraih Ballon d’Or terbanyak disandang Michel Platini, yang mendapatkannya tiga kali berturut dalam selang tahun 1983 sampai 1985. Sebagai catatan, saat itu Ballon d’Or merupakan penghargaan pemain terbaik di Eropa.

Johan Cruyff dan Marco van Basten juga pernah tiga kali memenangi Ballon d’Or, tapi eks bintang Belanda itu tidak secara beruntun memenanginya. Cruyff meraihnya di tahun 1971, 1973 dan 1974, sementara Van Basten memenanginya di tahun 1988, 1989, 1992.

Sumber: http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/01/09/105600/2136963/73/1/5-pemain-langganan-bursa-pemain-terbaik-duniab991104bcom

Posted in Sepakbola | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

 
%d bloggers like this: